Plato.
Plato adalah filsuf besar Yunani yang hidup pada era klasik.
Sekitar usia dua puluh tahun, Plato menjadi murid setia filsuf Sokrates. Pertemuan itu mengubah hidupnya. Sokrates, seorang pria tanpa kekayaan atau jabatan, menghabiskan waktunya di ruang publik Athena, bertanya kepada warga tentang hakikat keadilan, kebajikan, dan pengetahuan. Ia sendiri tidak menulis apa pun, tetapi dialog-dialog Plato melestarikan metode dan gagasannya.
Pengadilan dan eksekusi Sokrates pada tahun 399 SM merupakan peristiwa yang menentukan bagi Plato. Menyaksikan Athena menghukum mati warganya yang paling bijaksana membuatnya sangat kecewa dengan politik demokrasi dan membentuk kecurigaannya seumur hidup terhadap pemerintahan rakyat. Ia meninggalkan segala ambisi politik dan beralih ke filsafat sebagai satu-satunya jalan sejati menuju keadilan dan kebijaksanaan.
Hilangnya Socrates, dalam arti tertentu, menjadi awal misi Plato: untuk melestarikan pemikiran gurunya dan membangun sistem filsafat yang akan menawarkan landasan abadi bagi etika, politik, dan metafisika.

.jpeg)
Komentar
Posting Komentar